Showing posts with label Prakarya dan Kewirausahaan. Show all posts
Showing posts with label Prakarya dan Kewirausahaan. Show all posts

Sunday, August 23, 2015

Cara Membuat Lampion dari Benang Jahit dan Bola

Halo para pembaca blog ku yang telah mengunjungi blog ku ini. Pada kali ini saya akan memposting bagaimana cara membuat lampion dari benang jahit dan bola karet.
Nah tujuan dari postingan ini mau menyampaikan gimana bikin lampion yang Hemat, karena guru saya menyuruh untuk membuat lampion ini menggunakan Hair Spray sebagai perekat benang dan bolanya.
Langsung saja ya.

Bahan: 
  1. Benang jahit, benang jahit ini menjadi dasar warna kulit yang mau dibuat. Misal kalo bikin Minion dasarnya kuning dan kalo bikin Doraemon dasarnya biru muda
  2. Bola, usahakan beli bola yang sedang aja, jangan terlalu besar ataupun kecil.
  3. Balon, balon ini buat ditaruh didalam bola pada saat proses pelilitan benang ke bola supaya bola tidak berbentuk seperti labu.
  4. Kain flanel, untuk detail dari balon yang anda buat. Seperti untuk bikin mata, hidung, mulut dan yang lainnya.
  5. Lem Fox, buat dipakai ngelem benang saat sudah selesai.
  6. Tutup galon, ini ditempel di bola karet pas ditempat masukkin udara di bola tersebut. Supaya bagian sekitar pentil tidak tertutupi benang jahit dan juga sebagai tempat keluaranya bola nanti.
  7. Fitting lampu
  8. Kabel listrik
  9. Colokan
  10. Steker
  11. Lampu
Hasil gambar untuk bola karet
Bola karetnya model kaya gini ya

Langkah - langkah....
  1. Masukkan balon ke balon karet
  2. Tiup / pompa balon sampai kenceng bolanya
  3. Lubangi tengahnya tutup galon, lalu masukan pentil melalui lubang tersebut
  4. Lilit benang jahit yang tadi sudah disiapkan sampai semua permukaan bola tertutupi dengan sempurna (Jangan menutupi tutup galon)
  5. Poleskan lem Fox ke seluruh permukaan bola hingga merata (Tutup galon jangan di lem)
  6. Keringkan dibawah sinar matahari 3 - 4 jam itu tergantung cuaca pada hari itu
  7. Setelah kering, buka tutup galon tadi
  8. Lalu kempeskan bola beserta balon tadi hingga keluar balonnya
  9. Hias sesuai kebutuhan
  10. Rangkai alat listrik sehingga lampu bisa menyala
  11. Taruh fitting lampu di tempat pentil berada
Itulah cara membuat lampion dari benang jahit dan bola
Sekian postingan dari saya, apabila ada salah mohon maaf.
















Share:

Wednesday, February 11, 2015

Wirausahawan

Dalam postingan kali ini saya akan memberitahukan kepada anda tentang pengertian, ciri - ciri, unsur - unsur, faktor keberhasilan dan kegagalan dalam wirausahawan. Prinsip ergonomis dan perilaku kerja keras. Langsung saja....

Pengertian Wirausahawan
Wirausahawan berasal dari kata wira dan usaha, Wira artinya pejuang, gagah, dan berani sedangkan Usaha adalah kegiatan yang dilakukan. Jadi Wirausaha adalah orang yang oandai mengenaki produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun kegiatan untuk mengadakan produk baru menyusun kegiatan untuk mengadakan produksi baru, mengatur permodalan serta pemasaran. Pelaku wirausaha disebut Wirausahawan atau Entrepreneur (Berasal dari kata perancis yang berarti orang yang bertanggung jawab)

Ciri - Ciri Wirausahawan
A. Mempunyai keberanian mengambil resiko dalam menjalankan usahanya
B. Mempunyai dana.
C. Mempunyai semangat dan kemampuan untuk mengatasi masalah.
D. Selalu mengutamakan efisiensi dan penghematan biaya
E. Mempunyai kemampuan yang tinggi dalam memanfaatkan kesempatan yang ada
F. Tidak konsumtif
G. Mempunyai kemampuan untuk menarik bawahannya dan rekan usaha yang mempunyai kemauan tinggi
H. Berorientasi tugas dan hasil
I. Percayadiri
J. Kepemimpinan
K. Berorientasi ke masa depan

Prinsip Ergonomis
1. Keamanan (Safey)
2. Kenyamanan (Ergonomi)
3. Kegunaan (Utility)
4. Keindahan (Estetika)
5. Keluesan (Fleksibility)

Unsur - Unsur Wirausahawan
1. Man (SDM) : faktor manusia yang paling menentukan manusia yang membuat dan melakukan proses u/ mencapai tujuan.

2. Money (Uang) : merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai besar - kecilnya hasik kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan.

3. Material (Bahan) : terdiri atas bahan 1/2 jadi (raw material) dan bahan jadi, selain manusia yang ahli, bahan juga termasuk penting untuk keberhasilan suatu usaha.

4. Mechine (Mesin) : mesin membawa kemudahan / menghasilkan keuntungan yang lebih, serta menciptakan efisiensi kerja.

5. Methode (Cara) : Suatu tata cara kerja yang baik akan memperlancar jalannya pekerjaan

6. Market (Pasar) : penguasaan pasar merupakan faktor menentukan dalam perusahaan.

7. Information.

Perilaku Kerja Keras
1. Kerja Ikhlas
2. Kerja Cerdas
3. Kerja Mawas
4. Kerja Keras
5. Kerja Tuntas

Faktor Keberhasilan
1. Ambisi untuk maju
2. Mau menambah ilmu pengetahuan
3. Pandai berkomunikasi
4. Kerja keras
5. Kerja sama dengan orang lain
6. Penampilan yang baik
7. Yakin
8. Percaya diri

Faktor Kegagalan
1. Kurang dana / modal
2. Kurangnya pengalaman (bisnis)
3. Tidak adanya perencanaan yang tepat dan matang
4. Tidak cocoknya minat trrhadap bidang usaha yang sedang di gelutinya

Share:

Monday, February 9, 2015

Kerajinan Tekstil

;Selamat pagi / Selamat siang / Selamat malam (coret yang tidak perlu). Pada postingan kali ini saya akan memposting tentang Contoh, pengertian, fungsi, perawatan, dan teknik dari Kerajinan Tekstil. Oke langsung ke intinya aja ya

Pengertian Kerajinan Tekstil
Kerajinan tekstil yang terbuat dari tenunan benang, tekstil dapat dibuat dari cara penyulaman, penjahitan, pengikatan dan cara pressing.

Fungsi Kerajinan Tekstil
A. Sebagai dekorasi, ex : Taplak meja dan Gorden  B. Sebagai mainan, ex : Boneka.    C. Sebagai benda terapan, ex : Makrame

Teknik Kerajinan Tekstil
A. Cetak saring / Sablon : menghias permukaan kain menggunakan screen.
B. Batik : Menghias permukaan kain menggunakan malam batik.
C. Makrame : Membentuk struktur dengan simpul / ikatan.
D. Jahit : Membuat suatu kerajinan yang terbuat dari guntingan / potongan kain dengan cara dijahit sesuai desain
E. Sulam / Bordir : menghias permukaan kain dengan benang sulam dan dikerjakan secara manual maupun machine.
F. Tenun dan Tapestri : membentuk struktur dengan cara menyilangkan benang pakan diantara benang lusi.

Perawatan Kerajinan Tekstil
Perawatan kerajinan tekstil dibagi menjadi 2, yaitu pengemasan dan perawatan.
A. Pengemasan kerajinan tekstil
Pengemasan memiliki tujuan, yaitu untuk membuat produk menjadi awet dan tahan lama. Pengemasan melindungi produk agar tidak mengalami penurunan kualitas pada saat sampai kepada pembeli, selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga memiliki fungsi untuk kemudahan membawa serta pengiriman, memberikan informasi, dan untuk menjadi daya tarik bagi calon pembeli. Pengemasan produk kerajinan selain menjaga kebersihan dan kualitas produk tetap baik, juga akan memudahkan dalam proses pengiriman produk.
B. Pencucian Kerajinan tekstil
Pencucian bagi kain - kain tenun cukup direndam dalam air suam - suam kuku dan dijemur ditempat teduh. Kain batik dicuci dengan mwnggunakan buah lerak agar warna kain batik tetap terjaga. Kain dibilas dengan air bersih dan dijemur di tempat teduh. Kain dapat dicuci biasa baik dengan mencuci dengan tangan maupun dwngan menggunakan mesin cuci.

Contoh Kerajinan Tekstil
A. Baju batik B. Kain songket C. Kain tenun D. Tirai E. Taplak meja F. Bed cover G. Boneka

Oke sekain postingan dari saya, semoga bermanfaat bagi kalian semua :) mohin maaf jika ada salah dalam penulisan.

Share: